20/11/2015

GBHO

GARIS-GARIS BESAR HALUAN ORGANISASI

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS JEMBER

 

I. PENDAHULUAN

1. Pengertian

Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) adalah pedoman operasional BEM yang dituangkan dalam prinsip-prinsip yang ditetapkan pada Musyawarah Besar yang pada hakekatnya merupakan program pengembangan yang menyeluruh, terarah, terpadu, dan berkesinambungan untuk mencapai tujuan BEM.

2. Landasan

  1. Idiil : Pancasila
  2. Konstitusional : (1.) UUD 1945 Tridharma; (2.) Perguruan Tinggi; (3.) Peraturan Dasar ORMAWA
  3. AD/ART BEM FK UNEJ
  4. Operasional : Visi Misi Fakultas Kedokteran Universitas Jember

3. Tujuan GBHO

Tujuan GBHO yaitu mengarahkan pengembangan organisasi dengan mewujudkan program kerja BEM guna mencapai tujuan BEM dalam jangka waktu yang telah ditentukan

4. Sistematika GBHO

Sistematika GBHO adalah sebagai berikut.

  1. Pendahuluan
  2. Kondisi Umum
  3. Dasar Perencanaan
  4. Arah Kebijakan
  5. Rencana Jangka Pendek
  6. Rencana Jangka Panjang
  7. Penutup

 

II. KONDISI UMUM

Pemaparan Kondisi Umum

      Periode kepengurusan BEM mengikuti tahun ajaran akademik. Dalam setiap kepengurusannya, pengurus BEM memiliki program kerja-program kerja untuk mencapai tujuan BEM. Pelaksanaan program kerja sangat bergantung kepada keterlibatan setiap unsur BEM. Unsur tersebut antara lain pengurus BEM, anggota BEM, dan stakeholder.

      Pengurus BEM memiliki peran penting dalam melaksanakan program-program kerja dalam mencapai tujuan BEM. Namun, suasana kekeluargaan pengurus masih dinilai kurang, sehingga kadangkali dalam rapat pengurus tidak memenuhi kuorum, banyak yang terlambat dan tidak datang tanpa ijin. Selain itu, pemahaman pengurus BEM mengenai peraturan peraturan dasar tertulis seperti AD/ART, GBHO, SOP, dan lainnya masih perlu ditingkatkan. Program pengembangan pengurus BEM yang masih kurang juga mempengaruhi kinerja masing-masing pengurus.

      Mahasiswa sebagai anggota BEM baik klinik maupun pre-klinik memiliki peran yang sangat penting bagi pencapaian tujuan BEM, tetapi masih banyak anggota BEM yang dirasa kurang berpartisipasi dalam setiap pelaksanaan program-program kerja BEM. Peran anggota BEM tersebut dapat diwujudkan dengan mengikuti acara maupun menjadi panitia dalam program kerja BEM. Selain itu, anggota BEM yang mampu berpartisipasi secara aktif dalam program kerja BEM maupun UKM adalah mahasiswa pre-klinik. Namun, mahasiswa pre-klinik yang mau berpartisipasi dalam berbagai program kerja BEM maupun UKM hanya sedikit dan merupakan orang orang yang sama.

      Dalam usaha koordinasi antara BEM dan pihak Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Jember sebagai stakeholder di FK UNEJ, masih sering terjadi miskomunikasi karena kurang terbinanya hubungan yang harmonis antara BEM dan pihak Dekanat. Pelaksanaan kegiatan akademik yang tidak sesuai jadwal akademik di FK UNEJ sangat menghambat seluruh kegiatan BEM baik dalam persiapan maupun pelaksanaan. Selain itu adanya kebijakan pembatasan jam malam untuk kegiatan mahasiswa juga menghambat program kerja BEM. Aspirasi yang disampaikan pengurus maupun anggota BEM baik melalui alur BPM maupun secara individual belum diperhatikan dan ditindaklanjuti secara serius.

 

III. DASAR PERENCANAAN

1. Visi BEM

Terbinanya mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jember sebagai insan akademis yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta kader penerus perjuangan dan pembangunan bangsa dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, adil, dan makmur dengan tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

2. Misi BEM

  1. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi isu yang ada.
  2. Mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang ilmiah baik akademik maupun non  akademik.
  3. Meningkatkan eksistensi BEM baik di tingkat lokal, regional, nasional, dan internasional.
  4. Memperjelas dan memantapkan sistem koordinasi dan komunikasi dalam upaya meningkatkan hubungan internal dan eksternal BEM.
  5. Meningkatkan kapabilitas, responsibilitas, dan profesionalitas kinerja BEM serta upaya pemberdayaan organisasi.
  6. Menyusun suatu sistem kaderisasi yang jelas dan tertata dengan baik.

3. Asas Pengembangan BEM

1. Asas Ketakwaan

Asas Ketakwaan adalah pengembangan BEM harus berlandaskan pada Ketuhanan Yang Maha Esa.

2. Asas Bhinneka Tunggal Ika

Asas Bhinneka Tunggal Ika adalah keberadaan BEM harus mencerminkan kesatuan di lingkungan FK UNEJ yang beragam.

3. Asas Kesetaraan

Asas Kesataraan adalah adanya kesetaraan dalam hal kedudukan, hak, dan kewajiban bagi semua anggota BEM.

4. Asas Adil dan Merata

Asas Adil dan Merata adalah keberadaan BEM harus dapat dinikmati secara merata oleh semua anggota sesuai dengan peran sertanya.

5. Asas Pendidikan

Asas Pendidikan adalah keberadaan BEM harus mencerminkan fungsi BEM sebagai wadah mahasiswa FK UNEJ untuk ikut menciptakan perguruan tinggi sebagai lembaga ilmiah.

6. Asas Manfaat

Asas Manfaat adalah usaha dan kegiatan BEM harus bermanfaat sesuai dengan tujuan yang telah disepakati.

7. Asas Usaha Bersama

Asas Usaha Bersama adalah usaha bersama antar civitas akademika perguruan tinggi dan masyarakat dengan itikad baik secara gotong royong dan dijiwai semangat kekeluargaan untuk mencapai tujuan BEM.

8. Asas Kesadaran Hukum

Asas Kesadaran Hukum adalah setiap kegiatan BEM harus berdasarkan pada AD-ART.

9. Asas Investasi

Asas Investasi adalah segala usaha pengembangan BEM mengandung peranan investasi kemampuan intelektual professional, sikap, dan tingkah laku yang merupakan bagian kegiatan pengembangan ilmiah dan alih teknologi serta pengabdian pada masyarakat.

10. Asas Musyawarah Mufakat

Asas musyawarah mufakat adalah segala usaha pemecahan masalah BEM seharusnya mengutamakan melalui musyawarah yang mufakat.

4. Potensi Dasar

Potensi dasar yang dimiliki BEM dalam rangka pengembangan sebagai berikut.

  1. Potensi rohani dan mental yaitu ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Persatuan dan Kesatuan Mahasiswa FK UNEJ dalam wadah BEM.
  3. Sumber dana dan fasilitas yang disediakan FKUNEJ.
  4. Mahasiswa FK UNEJ.
  5. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Selain lima potensi dasar tersebut masih perlu diperhatikan faktor utama sebagai berikut.

  1. Kondisi BEM dan latar belakang berdirinya.
  2. Faktor pengaruh lingkungan.

 

IV. ARAH KEBIJAKAN

1. Internal

  1. Membangun BEM FK UNEJ yang sinergis, aktif, dan solid melalui pengadaan forum rutin.
  2. Menciptakan suatu sistem dalam pelaksanaan roda organisasi melalui implementasi peraturan dan SOP.
  3. Melaksanakan program kerja yang efektif dan bermanfaat terhadap eksistensi BEM FK UNEJ melalui optimalisasi minat dan bakat.
  4. Mengelola keuangan dengan sistem yang jelas dan transparan.

2. Penelitian dan Pengembangan

  1. Membangun hubungan yang sinergis dengan organisasi-organisasi tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional.
  2. Mempererat hubungan antar alumni FK UNEJ
  3. Melakukan pencerdasan dan menggerakkan aksi terakait isu-isu kesehatan.
  4. Meningkatkan kualitas kader penerus organisasi BEM FK UNEJ.
  5. Meningkatkan peran mahasiswa FK UNEJ pada organisasi-organisasi tingkat lokal, regional, nasional maupun internasional.
  6. Mengembangkan program kerja yang dalam pelaksanaannya mempertimbangkan aspek agromedis.

3. Pengembangan Masyarakat

  1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia
  2. Meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat Indonesia
  3. Turut serta dalam peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Indonesia

4. Pendidikan

  1. Meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia
  2. Memperkenalkan FK UNEJ di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas sederajat

 

V. RENCANA JANGKA PENDEK

Rencana jangka pendek adalah rancangan umum program kerja BEM yang disusun satu tahun periode (periode 2016/2017). Rencana jangka pendek tersebut tertuang sebagai berikut:

1. Internal

  1. Mengadakan kegiatan bersama seluruh pengurus BEM dalam waktu satu periode
  2. Menjadi delegasi di setiap tenderisasi organisasi terkait (ISMKI, IFMSA) dan mempertimbangkan organisasi lain.
  3. Aktif membuat kajian dan evaluasi rutin mengenai program yang berjalan berkesinambungan dan memengaruhi civitas akademika FK UNEJ.
  4. Terbentuk satu SOP per program kerja per departemen
  5. Menyaring proker yang efektif dan bermanfaat melalui polling
  6. Membayar iuran pengurus sesuai mekanisme dan mencari sumber dana lain
  7. Mengadakan sosialisasi rencana penggunaan dana BEM FK UNEJ dalam satu periode.

2. Penelitian dan Pengembangan

  1. Melakukan kajian terkait isu-isu kesehatan dan menindaklanjutinya berupa aksi dan pencerdasan baik kepada mahasiswa dan masyarakat.
  2. Membina komunikasi yang aktif dan efektif dengan organisasi lain
  3. Melakukan sosialisasi terkait kegiatan BEM dan organisasi lain.
  4. Meningkatkan peran mahasiswa dalam BEM dan organisasi lain.
  5. Membuat peraturan mengenai kaderisasi di FK UNEJ.
  6. Mengirimkan minimal tiga orang kader pada organisasi tingkat wilayah.
  7. Mengirimkan minimal satu orang kader pada organisasi tingkat nasional.

3. Pengembangan Masyarakat

  1. Menyusun program kerja pengembangan masyarakat yang berguna bagi masyarakat di Indonesia
  2. Menyusun SOP pemilihan dan pelaksanaan desa atau sekolah binaan,
  3. Memfasilitasi civitas FK UNEJ untuk berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

 4. Pendidikan

  1. Mengadakan kegiatan tingkat SMA sederajat yang melibatkan minimal delapan regio yang tersebar di minimal tiga provinsi.
  2. Meningkatkan daya saing mahasiswa FK UNEJ
  3. Menyelenggarakan forum akademik secara berkala
  4. Memberi informasi mengenai kompetisi, beasiswa atau pertukaran pelajar.
  5. Membantu memfasilitasi dan persiapan dalam lomba IMO

 

VI. RENCANA JANGKA PANJANG

Rencana jangka panjang pada dasarnya merupakan program umum BEM yang disusun untuk jangka waktu tiga periode kepengurusan (terhitung mulai periode 2016/2017 sampai 2018/2019), guna memberi arah pada rencana jangka pendek secara berkesinambungan, bertahap, dan terarah yang dijiwai oleh moral intelektual. Rencana jangka panjang tersebut tertuang sebagai berikut:

1. Internal

  1. Mengadakan kegiatan bersama antar periode kepengurusan BEM.
  2. mengambil tender minimal satu kali dalam tiga periode kepengurusan.
  3. menindaklanjuti minimal satu kali dari kajian dan evaluasi dari ketiga periode kepengurusan
  4. terbentuknya tata cara pembuatan dan pelaksanaan mengenai SOP itu sendiri.
  5. meningkatkan partisipasi civitas akademika FK UNEJ dalam proker BEM
  6. mengoptimalkan sumber dana internal.
  7. meningkatkan akuntabilitas keuangan BEM FK UNEJ.

2. Penelitian dan Pengembangan

  1. Mewujudkan hubungan BEM dengan organisasi lain sehingga tercipta sinergisme antar organisasi.
  2. Mewujudkan mahasiswa yang kritis, aktif dan solutif dalam menanggapi isu-isu kesehatan teraktual.
  3. Menempatkan kader FK UNEJ pada jabatan strategis dalam organisasi di tingkat wilayah atau nasional.

3. Pengembangan Masyarakat

  1. Melaksanakan desa binaan atau sekolah binaan yang berkesinambungan dalam tiga tahun berturut-turut sesuai SOP yang telah disahkan
  2. Melaksanakan program kerja pengembangan masyarakat ISMKI Wilayah 4 yang berskala regional di wilayah Jember.

4. Pendidikan

  1. Menjadi penyelenggara kegiatan di tingkat nasional
  2. Meningkatkan kualitas akademik dan daya saing mahasiswa FK UNEJ

 

VIII. PENUTUP

Demikian Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) ini disusun sebagai pedoman atau arah pengembangan BEM dengan karakteristiknya di masa mendatang. Perlu disadari bahwa segala usaha dan gerak langkah kita dalam pengembangan BEM  hanya dapat berjalan optimal jika seluruh komponen BEM berperan aktif di dalamnya.

Partisipasi seluruh mahasiswa FK UNEJ  dalam memikul pengembangan organisasi dan bertanggung jawab atas pelaksanaan pengembangan program yang diiringi sikap, mental, tekad, semangat, ketaatan, dan disiplin seluruh komponen BEM seiring dengan perkembangan zaman. Untuk itu, perlu diciptakan suasana kekeluargaan dan rasa saling memiliki (sense of belonging) terhadap BEM yang mendukung peningkatan daya kreasi di lingkungan mahasiswa sehingga tujuan bersama dapat tercapai. Semoga di masa mendatang BEM semakin berkembang dan mengakar di tingkat wilayah serta terpercaya di tingkat nasional maupun internasional.


 

Skip to toolbar